Kopi..
Si hitam manis ini selalu saya konsumsi satu hari sekali.
Kecanduan kopi?
Ya, saya tidak bisa hidup tanpa kopi..
Awal saya kenal kopi...
4 orang om saya suka kopi, begitu pula tante-tante saya. Kalau mama, hanya sesekali minum kopi.
Salah seorang om saya penggemar kopi tersebut selalu minum kopinya di pagi hari dan sore hari..
Karena kebiasaan tersebut, saya dikenalkan pada kopi. (Kopi favorit keluarga mama saya adalah "Kopi ABC S*s*") Kemudian saya langsung tertarik sampai sekarang. Hingga saya gemar mencoba jenis-jenis kopi yang lain.
*Terimakasih om dan tante yang sudah mengenalkan enaknya ngopi :)*
Quotes
Saturday, May 25, 2013
Tuesday, May 21, 2013
Korean Variety Show (Love It)
1. Running Man :
Yoo Jaesuk (Yooruce Willis, Yoomes Bond, Grasshopper)
Han Dong Hun (HaHa, Haroro)
Kim Joong-Kook (The Commander, Sparta Kook)
Ji Seok Jin (Easy Brother, The Race Starter)
Lee Kwang Soo (Easy Brother, The Betrayal)
Song Ji Hyo (Mong Ji, Ace Ji Hyo, Monday Couple)
Kang Gary (Monday Couple, Leessang, The Flat Face)
2. Strong Heart:
Lee Dongwook
Shin Dong Yup
3. Star King:
Boom
Kang Hodong
Leetuk (Wajib Militer)
Itulah Korean Variety Show favorite :3 :3
Pergilah Kau dan Kenangan!
Suatu sore di bulan Juli
Setelah beberapa kali kita berkenalan
Hal itu
Akhirnya terucap dari bibirmu
Dan aku menerimamu
Sekarang kita telah mengalungkan dua hati
Berbulan bulan kau ucapkan kata yang menyenangkan hatiku
Terkadang kata-kata yang menusuk hatiku juga kau ucapkan
Tetapi tetap aku memaafkanmu
Rasa senang, rasa cemburu, dan berjuta-juta rasa yang lain
Telah kita lalui bersama
Tapi aku begitu bodoh
Menerima rasa itu
Rasa yang kauucapkan pada hari itu, detik itu, tahun itu
Awal, kau begitu manis.
Tapi kau tahu!
Hanya bertahan selama 4 minggu saja
Aku ingat sms terakhirmu, sebelum kau menghilang
Aku berbuat apa?
Sampai kau berbuat hal itu!
Lagi-lagi aku begitu bodoh!
Kau ulangi kata-kata itu
Maaf!
Serumu kepadaku
Tetap saja aku bodoh!
Menerima permintaan maafmu!
Juga
Kau sering membuatku marah, sedih, cemburu.
Tapi kau tetap tidak mengerti!
Kelakuanmu buatku menderita hati
Tapi kau tak menyadari bukan?
365 hari
Adalah waktu yang panjang
Tapi diantara itu, kita bertemu hanya 2 kali
Padahal kita sudah dekat
Bekali-kali aku kesana
Sepertinya
Kau berusaha menghindariku
Aku menyesal pernah memberikan hatiku untukmu!
Masih banyak orang yang pantas untuk mendapatkan serpihan hatiku
Dan yang jelas
Bukan kamu!
Sampai kita berpisah
Saat itu..
Aku menyadari
Kau bukan orang yang tepat untuk bagian yang lain dari hatiku
Sampai juga kau memohon
Agar kita kembali seperti dulu
Maaf!
Aku tidak akan mengulang kesalahan itu
Mengulang kebodohan yang sama
Hatiku sudah tertutup untukmu!
Hai kenangan!!
Pergilah kau bersama air yang mengalir
Dan jangan kau kembalikan kenangan itu kepadaku
Pergilah!
Kau kenangan yang menyakitkan!
Setelah beberapa kali kita berkenalan
Hal itu
Akhirnya terucap dari bibirmu
Dan aku menerimamu
Sekarang kita telah mengalungkan dua hati
Berbulan bulan kau ucapkan kata yang menyenangkan hatiku
Terkadang kata-kata yang menusuk hatiku juga kau ucapkan
Tetapi tetap aku memaafkanmu
Rasa senang, rasa cemburu, dan berjuta-juta rasa yang lain
Telah kita lalui bersama
Tapi aku begitu bodoh
Menerima rasa itu
Rasa yang kauucapkan pada hari itu, detik itu, tahun itu
Awal, kau begitu manis.
Tapi kau tahu!
Hanya bertahan selama 4 minggu saja
Aku ingat sms terakhirmu, sebelum kau menghilang
Aku berbuat apa?
Sampai kau berbuat hal itu!
Lagi-lagi aku begitu bodoh!
Kau ulangi kata-kata itu
Maaf!
Serumu kepadaku
Tetap saja aku bodoh!
Menerima permintaan maafmu!
Juga
Kau sering membuatku marah, sedih, cemburu.
Tapi kau tetap tidak mengerti!
Kelakuanmu buatku menderita hati
Tapi kau tak menyadari bukan?
365 hari
Adalah waktu yang panjang
Tapi diantara itu, kita bertemu hanya 2 kali
Padahal kita sudah dekat
Bekali-kali aku kesana
Sepertinya
Kau berusaha menghindariku
Aku menyesal pernah memberikan hatiku untukmu!
Masih banyak orang yang pantas untuk mendapatkan serpihan hatiku
Dan yang jelas
Bukan kamu!
Sampai kita berpisah
Saat itu..
Aku menyadari
Kau bukan orang yang tepat untuk bagian yang lain dari hatiku
Sampai juga kau memohon
Agar kita kembali seperti dulu
Maaf!
Aku tidak akan mengulang kesalahan itu
Mengulang kebodohan yang sama
Hatiku sudah tertutup untukmu!
Hai kenangan!!
Pergilah kau bersama air yang mengalir
Dan jangan kau kembalikan kenangan itu kepadaku
Pergilah!
Kau kenangan yang menyakitkan!
Pastry Apel Karamel
1. Bahan:
1 buah Apel granny smith
1/4 cangkir gula
Kismis kering hitam
1 lembar kulit pastry
2. Cara Membuat:
a. Apel Granny Smith, iris kecil-kecil, beserta kulitnya. Masak selama 10 menit, beserta 1/4 cangkir gula (Aduk hingga mengental)
b. Kulit pastry, belah menjadi 4 bagian.
c. Ambil 1 lembar pastry, isi dengan adonan apel tadi. Tutup dengan kulit pastry
d. Lakukan sampai kulit pastry habis.
e. Panggang sampai matang
(Penggunaan kulit pastry bisa lebih)
(Resep dari: French Food at Home with Laura Calder)
1 buah Apel granny smith
1/4 cangkir gula
Kismis kering hitam
1 lembar kulit pastry
2. Cara Membuat:
a. Apel Granny Smith, iris kecil-kecil, beserta kulitnya. Masak selama 10 menit, beserta 1/4 cangkir gula (Aduk hingga mengental)
b. Kulit pastry, belah menjadi 4 bagian.
c. Ambil 1 lembar pastry, isi dengan adonan apel tadi. Tutup dengan kulit pastry
d. Lakukan sampai kulit pastry habis.
e. Panggang sampai matang
(Penggunaan kulit pastry bisa lebih)
(Resep dari: French Food at Home with Laura Calder)
Tepung Bumbu buat Aneka Gorengan
1. Bahan:
1/2 cup tepung maizena
1 cup tepung terigu
1 sdt baking soda
1 botol bir (agak kaget ada bir sebagai salah satu bahannya)
2. Cara Membuat:
Campur semua bahan menjadi satu, hingga mencair
Dapat digunakan sebagai pelapis aneka gorengan maupun permen beku.
(Resep dari acara Chef at Home in Indovision Channel 240)
1/2 cup tepung maizena
1 cup tepung terigu
1 sdt baking soda
1 botol bir (agak kaget ada bir sebagai salah satu bahannya)
2. Cara Membuat:
Campur semua bahan menjadi satu, hingga mencair
Dapat digunakan sebagai pelapis aneka gorengan maupun permen beku.
(Resep dari acara Chef at Home in Indovision Channel 240)
Monday, May 20, 2013
For My Beloved Father and Mother (Million kiss and hug)
1. Untuk Mama:
"Surga ditelapak kaki ibu"
Aku percaya kepada ungkapan itu..
Suatu hari di tahun 1998
Berumur 4 tahun, mama mulai mengenalkanku pada seni musik. Piano, aku pertama kali mengenalnya.
Aku ingat ma, guru pertama itu bernama Bu Evie (Big hug and kiss bu! Orang pertama yang mengajari saya piano). Aku langsung tertarik dengan tuts hitam dan putih itu. Masih ingat lagu pertama yang diajarkan (Kalau tidak salah berjudul "Roti Panas", yang nadanya do re mi, do re mi, do do, re re, mi re do).
Walapun, kaki belum nyampek pedalnya. Mama tetap menyuruh les piano.
(Gpp deh ma) jawabku waktu itu
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aku masih ingat tahun 2000, 13 tahun yang lalu..
Dengan gaun merah dan bando yang warna senada. Mama mengantar aku ke Surabaya untuk lomba fashion show. Kala itu aku masih berumur 5 tahun. Dari pagi hingga pagi lagi, mama setia menemaniku dimanapun berada. Pukul 4 pagi, diumumkan pemenang dari berbagai kategori.
Namaku pun dipanggil menuju panggung, aku keluar sebagai JUARA UMUM.
Itu semua, membuat mama bangga dan senyum menghiasi wajahnya.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Beberapa hari sebelum mama menghembuskan nafas terakhirnya..
Suatu sore, Juli 2010
Aku yang baru masuk SMA, melihat mama membersihkan tas-tasnya.
Terjadilah sebuah percakapan:
"Ma, kalau aku udah kerja. Mama, tak beliin tas LV ya ma, terserah mama mau model apa aja."
Mama hanya tersenyum :)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kembali pada 3 tahun yang lalu. Tepatnya, tahun 2010, tanggal 08 Juli. Mama pergi meninggalkan papa, aku, dan adik untuk selamanya. Ya, Tuhan memanggilnya kembali.
Di saat itu, aku tidak bisa menerima kenyaatan. Bahwa mama telah berpulang. Berselang beberapa hari sejak kepergiaannya, aku selalu menangis. Ingat semua tentang mama. Kemarahan mama, senyum mama, foto mama, intinya semua tentang mama.
Perlahan, aku bisa ikhlas atas semuanya. Memang rencana Tuhan tidak ada yang mengerti.
Itulah sekeping cerita dari mama. Terimakasih ma! Mama yang sudah mendidik, menjaga (sampai rela tidak tidur, waktu aku sakit).
2. Untuk Papa:
Sudah 18 tahun aku berada di dunia ini. Saat ini, tersisa satu orang tua bagiku, yaitu papa. Papa yang menjadi semangatku dikala aku jenuh, papa yang rela melakukan apa saha untuk anak perempuan satu-satunya ini.
Papa, maaf ya. Aku tidak bisa membanggakan Papa karena aku memilih Bahasa buka IPA, jurusan pilihan Papa.
Pa, akhirnya papa mengizinkan aku masuk Bahasa. Aku tahu papa kecewa. Aku berusaha menunjukkan kemampuan terbaikku. Maaf pa, aku masih belum bisa membuat papa bangga. Maaf ya pa
Terima kasih pa, atas nasihat papa tentang semua hal. Terkadang itu hal membosankan, tetapi aku mengerti Pa! Apa maksud nasihat papa itu.
Terima kasih pa, terimakasih ma. Karena menunjukkan manis dan pahitnya dunia ini. Atas segalanya yang papa dan mama berikan sampai detik ini.
(Lagi kangen sama papa yang kerja di Balikpapan, dan mama yang sudah tenang di alam-Mu)
*Sedih-Mewek*
"Surga ditelapak kaki ibu"
Aku percaya kepada ungkapan itu..
Suatu hari di tahun 1998
Berumur 4 tahun, mama mulai mengenalkanku pada seni musik. Piano, aku pertama kali mengenalnya.
Aku ingat ma, guru pertama itu bernama Bu Evie (Big hug and kiss bu! Orang pertama yang mengajari saya piano). Aku langsung tertarik dengan tuts hitam dan putih itu. Masih ingat lagu pertama yang diajarkan (Kalau tidak salah berjudul "Roti Panas", yang nadanya do re mi, do re mi, do do, re re, mi re do).
Walapun, kaki belum nyampek pedalnya. Mama tetap menyuruh les piano.
(Gpp deh ma) jawabku waktu itu
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aku masih ingat tahun 2000, 13 tahun yang lalu..
Dengan gaun merah dan bando yang warna senada. Mama mengantar aku ke Surabaya untuk lomba fashion show. Kala itu aku masih berumur 5 tahun. Dari pagi hingga pagi lagi, mama setia menemaniku dimanapun berada. Pukul 4 pagi, diumumkan pemenang dari berbagai kategori.
Namaku pun dipanggil menuju panggung, aku keluar sebagai JUARA UMUM.
Itu semua, membuat mama bangga dan senyum menghiasi wajahnya.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Beberapa hari sebelum mama menghembuskan nafas terakhirnya..
Suatu sore, Juli 2010
Aku yang baru masuk SMA, melihat mama membersihkan tas-tasnya.
Terjadilah sebuah percakapan:
"Ma, kalau aku udah kerja. Mama, tak beliin tas LV ya ma, terserah mama mau model apa aja."
Mama hanya tersenyum :)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kembali pada 3 tahun yang lalu. Tepatnya, tahun 2010, tanggal 08 Juli. Mama pergi meninggalkan papa, aku, dan adik untuk selamanya. Ya, Tuhan memanggilnya kembali.
Di saat itu, aku tidak bisa menerima kenyaatan. Bahwa mama telah berpulang. Berselang beberapa hari sejak kepergiaannya, aku selalu menangis. Ingat semua tentang mama. Kemarahan mama, senyum mama, foto mama, intinya semua tentang mama.
Perlahan, aku bisa ikhlas atas semuanya. Memang rencana Tuhan tidak ada yang mengerti.
Itulah sekeping cerita dari mama. Terimakasih ma! Mama yang sudah mendidik, menjaga (sampai rela tidak tidur, waktu aku sakit).
2. Untuk Papa:
Sudah 18 tahun aku berada di dunia ini. Saat ini, tersisa satu orang tua bagiku, yaitu papa. Papa yang menjadi semangatku dikala aku jenuh, papa yang rela melakukan apa saha untuk anak perempuan satu-satunya ini.
Papa, maaf ya. Aku tidak bisa membanggakan Papa karena aku memilih Bahasa buka IPA, jurusan pilihan Papa.
Pa, akhirnya papa mengizinkan aku masuk Bahasa. Aku tahu papa kecewa. Aku berusaha menunjukkan kemampuan terbaikku. Maaf pa, aku masih belum bisa membuat papa bangga. Maaf ya pa
Terima kasih pa, atas nasihat papa tentang semua hal. Terkadang itu hal membosankan, tetapi aku mengerti Pa! Apa maksud nasihat papa itu.
Terima kasih pa, terimakasih ma. Karena menunjukkan manis dan pahitnya dunia ini. Atas segalanya yang papa dan mama berikan sampai detik ini.
(Lagi kangen sama papa yang kerja di Balikpapan, dan mama yang sudah tenang di alam-Mu)
*Sedih-Mewek*
Subscribe to:
Posts (Atom)
Quotes Fav
A miracle is another name of an effort (Kang Tae Joon, 2012)
-SHINee's Choi Minho as Kang Tae Joon in SBS's To The Beautiful You-
Karena menurutku, first impression itu penting, Ini bukan masalah pencitraan, tetapi first impression akan menetukan arah selanjutnya (Me, 2015)
